Dalamkehidupan suatu bangsa, apalagi ketika kita berinteraksi dengan bangsa lain, tentunya kita menjumpai kesalahpahaman atau inkonsistensi antar bangsa yang berujung pada konflik. Seperti konflik antara Irak dan Kuwait. Konflik antara Irak dan Kuwait selama Perang Teluk Persia 1990-1991 tidak terjadi secara tiba-tiba. Berdasarkanletak geografis, Qatar merupakan salah satu Negara kecil yang berada di Jazirah Arab, berbatasan langsung dengan Bahrain di sebelah barat, Uni Emirat Arab di sebelah timur, dan Arab Saudi di sebelah selatan. Keempat negara ini digolongkan sebagai bagian dari garis pantai teluk Persia, Padatanggal 2 Agustus 1990, pasukan Irak yang dipimpin Saddam Hussein menyerbu Teluk Kuwait, mencaplok negara kecil yang kaya minyak itu. Peta konflik Jazirah Arab tidak lagi sama setelahnya. Kehilanganseparuh anak buahnya di pegunungan barat laut Iran, mereka kembali melalui Armenia di musim dingin yang keras. Kaisar Trajan menginvasi Armenia dan Mesopotamia antara tahun 114 dan 115 dan mencaploknya sebagai provinsi Romawi. Sebelum berlayar ke hilir ke Teluk Persia, ia merebut ibu kota Parthia, Ctesiphon. Saatitu, pesawat pengebom supersonik Amerika Serikat, B-1B Lancer, terbang di atas Teluk Persia, Selat Hormuz, Selat Bab al-Mandeb, Terusan Suez, dan Teluk Oman. Jet-jet tempur dari Israel, Arab Saudi, dan Bahrain—negara-negara mitra AS dan seteru Iran—mengawal B1-B saat pesawat pengebom AS ini melewati wilayah udara tiap-tiap negara itu. RIYADH- Pekan lalu, Arab Saudi dan Iran mengumumkan kesepakatan penting, yang ditengahi oleh China di Beijing, untuk secara resmi memulihkan hubungan diplomatik. Perjanjian tersebut melihat dua musuh bebuyutan sektarian di Timur Tengah setuju mengesampingkan perbedaan mereka dan untuk menormalkan hubungan. .

negara arab kecil di teluk persia tts